Diberdayakan oleh Blogger.

nyeri.com

EVEN IT'S PAIN, CAN BE FINE


Hai pembaca blog sekalian!
Maaf untuk judul yang cukup “ngajak ribut” ini. Terkesan arogan karena gue udah gak lama nulis, eh sekalinya balik malah ngajakin tauran. HAHAHA (nada dipaksa)
Back to the point!



Malem ini (ya, gue nulis ini malem-malem) gue kembali mencoba menulis, kegiatan yang udah lama gue tinggalin, dengan sedikit bersusah payah membongkar isi pikiran gue. Gue hari ini resmi menjalani semester dua di perkuliahan (sebenernya udah masuk minggu ke tiga sih). Cepet banget ya? Iya. Banget.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
masa transformasi hidup
gagal banget-lah ekspresi gue --"


Hari ini tanggal sudah bergulir ke bagian terakhir pojok kanan kalender yaitu 31 Desember. Beberapa orang pasti mengatakan hal yang sama, “wahh.. 2014 cepet banget ya”, kalimat yang relatif terucap tiap akhir tahun. Di tanggal terakhir di tahun 2014 ini, gue nyempetin lagi ngisi tulisan di blog gue yang udah dari bulan September ternyata tak berpenghuni. Gue sedikit ngerasa gak pantes ya, tiba-tiba aja nongol lagi dan nulis artikel perpisahan dengan tahun 2014. Haha. Ini semacam orang yang dateng ketika lagi ada butuhnya aja.

Sebenernya untuk rencana gue nulis catatan akhir tahun, gue udah buat pengantar awalnya tapi lagi-lagi gak bisa gue rilis di blog karena keterbatasan akses internet di kosan gue. Selain itu, mengenai catatan akhir tahun, hmmm... gue rasa ini adalah salah satu hal yang bagus kalo dijadiin habit deh, walaupun terkadang gue males banget buat nulis catatan beginin (seperti misalnya catatan akhir tahun ini). PAKSA NUURRR!!

Pagi terakhir di tahun 2014 di mulai dengan kelabunya awan di langit yang mungkin menandakan turut berdukanya atas berbagai macam bencana yang sedang melanda Indonesia seperti tanah longsor di Banjarnegara, banjir dimana-mana, dan insiden pesawat Air Asia QZ8501. Ya.. mari kita berdo’a semoga semuanya kita tetep dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

Tadi pagi..... gue bangun tidur, terus sholat subuh, dan setelah itu gue disuruh motongin kangkung sama Ibu gue. Sambil motongin kangkung, gue bergeming, “ini potongan kangkung terakhir gue di 2014. Kalo besok gue motongin kangkung, itu udah 2015”. Abis motong kangkung, gue nyapu rumah, dan lagi-lagi gue bergeming, “ini terakhir kalinya gue nyapu di tahun 2014”. Mungkin udah kebiasaan ya, ketika menjelang ke sebuah akhir baik itu bisa berupa perpisahan ataupun pergantian, kita baru mulai kerasa 2014-nya.

2014, hmmm...
Gak jauh berbeda dari pergantian tahun 2013 ke 2014, gue ngerasa waktu juga terlalu cepat bergulir. Terlalu cepat!!. Di tahun ini sedikit-banyak hal yang gue lewati seperti di tahun sebelumnya hanya saja ada yang berbeda. Indonesia bertransformasi (read: ganti presiden) (eh, benerkan yak udah ganti presidennya? Gue gak terlalu ngerasa sih. Sorry soalnya di kelas-kelas kampus gue gak ada pajangan foto presiden dan wakil presiden, jadi sorry ya), gue pun begitu. Hidup gue, guenya, tempat gue tinggal, tempat gue belajar, orang-orang disekitar gue, semuanya bertransformasi. Berubah.. sangat berubah.

Mungkin perubahan bagi sebagian orang menjadi hal yang sangat menyenangkan dan menantang, tapi terkadang gue pribadi bukanlah orang yang terlalu menyukai perubahan. Haha. bodoh ya. Hidup ini segalanya dinamis, gak mungkin stuck seperti itu selalu dan selamanya.

Secara gak sadar, diri gue udah berubah. Gue udah 18 tahun. UDAH 18 TAHUN GUE TINGGAL DI BUMI. Banyak yang berubah, dari mulai hal-hal jelek di diri gue berubah menjadi lebih baik, dan gak sedikit juga sih hal-hal yang tadinya baik malah berubah jadi jelek.

By the way, ketika gue baca catatan akhir tahun gue di 2013, gue baca ada kalimat “kasus eyang subur....and bla bla bla”. Iya sih, tahun itu emang lagi kentel banget sama jargon DEMI TUHAAAAN!!, tapi sekarang (tahun 2014 maksud gue) apa ya kasus yang nyampe heboh banget dan jadi trendingnya 2014? APAAAA?? Gue gak tau. Gue lupa~

Lupa
Lagi-lagi gue bersembunyi dibalik kata “lupa” haha.

Lupa adalah proses saat membutuhkan suatu informasi dalam memori tapi kamu tidak berhasil menemukan atau mendapatkan clue dari informasi yang dibutuhkan itu. –Mata Kuliah Psikologi Umum

Me-review kenangan kali ini menjadi lebih berat dari tahun sebelumnya. Gue kesulitan menemukan clue yang gue butuhkan. Biasanya beberapa barang elektronik seperti galeri foto dan note di handphone bisa membantu, tapi gue gak terlalu yakin kalo kali ini bisa karena yaaaa sebuah insiden terjadi dan membuat beberapa kenangan terhapus begitu saja tanpa mengucapkan selamat tinggal pada diri gue. (nanti bakal diceritain kok).

Oke..
Karena paragraf-paragraf di atas terkesan bernada sendu dan menyedihkan, mungkin inilah yang sedang gue alami, di hari terakhir di tahun 2014. So, persilahkan gue memulai rekam timeline kehidupan gue di tahun 2014 ini.

Tambahan: gue selama ini banyak nyimpen rahasia dan kayaknya moment ini adalah saat yang tepat buat ngebuka rahasia-rahasianya hehehe. Kan ini rahasia anak SMA, berhubung gue udah kuliah daripada keburu basi, mendingan gue kasih tau aja (beberapa), dan berbuhung beberapa kejadian ada yang belom sempet gue tulis, jadi ada yang gue ceritain lengkap disini. Maap kalo kepanjangan. Haaa..haaa (dibaca dua harakat).
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

surat ini kutujukan padamu yang aku rindukan 
sebagai permohonan maaf dari lubuk hati yang paling dalam

Dear my old friend, Blog

Apa kabar mu, kawan? Maaf, sedikit melupakan kebersamaan kita dulu, hehehe. Sudah hampir dua bulan, ahhh ternyata sudah tiga bulan lamanya aku tak menyapamu sama sekali. Apa kau marah? Aku mohon, maafkan aku.

Seperti kacang lupa kulitnya, aku menghampirimu ketika aku berkeluh kesah saja, tapi kini.....hidupku terlalu datar sehingga aku tak tau apa yang harus ku resahkan padamu. Sekali lagi maaf.

Mari kita bersama kembali. Mengisi hari dengan rajutan kalimat disisi.
Kamu mau, kan?

Your Baddest Friend,


Null 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Sebelumnya: thanks banget buat yang masih nyempetin nengok blog gue. kalian luar biasaaa~ #ala Ariel (btw, ariel kok sekarang mirip Hatta Rajasa? #salahfokus)

Memasuki masa kuliah entah kenapa membuat gue kehilangan jati diri lama gue. Gue udah mulai menjadi manusia yang normal, dan itu menurut gue enggak normal karena gue terlahir sebagai manusia yang aneh. Aneh itu keren, kawaaan.

Seketika blog gue hening, garing dan basi banget isi-isinya. Kreativitas gue seakan merosot tajam setajam silet. Gue terus memperhatikan sekeliling gue (read: lingkungan kampus) tapi gue gak nemu sisi uniknya dari para mahasiswa/mahasiswi ini. WHY?? Mungkin mereka sudah terlalu normal untuk diamati. (lagi-lagi bicara soal normal).

Nyadar atau enggak, selepas kita SMA kita sudah menginjak pada jenjang remaja akhir atau ya kira-kira peralihan ke dewasa. Walaupun kadang gue mengelak juga sih disebut “dewasa” karena kesan “dewasa” itu terlalu tua bagi gue yang masih unyu-unyu ini #tampol. Remaja akhir atau ya nama lainnya sih dewasa awal (anjrit apa bedanya sih Nur!) adalah masa dimana semua pikiran sudah mulai rasional. Kita gak lagi memandang dunia ini dalam kancah mimpi dan harapan belaka. Semua terlalu jelas, nyata, dan normal. Beberapa dari temen gue (termasuk gue) memilih untuk melanjutkan pendidikan terlebih dahulu (read: kuliah) yang sebenernya jenjang ini agak sebatas formalitas belaka, dan gak sedikit juga dari temen gue yang lainnya (belum termasuk gue) memilih untuk langsung bekerja. WOW!! Gue sangat mengapresiasi buat temen-temen gue yang memilih dunia kerja sebelum kuliah karena itu membutuhkan tekad yang kuat banget. Nyadar gak sih, kita (khususnya yang cewek) udah deket banget sama jenjang menuju “pernikahan”?

Kembali ke pokok permasalahan. Gue kehabisan bahan penelitian di dunia perkuliahan dan itu agak bikin gue depresi karena gue suka nulis tapi gak punya bahan buat ditulis. Rumit sekali -_-

Masa kuliah beda sama masa sekolah, salah satunya ya lebih banyak waktu luangnya sih. Dan di waktu-waktu luang itu, terkadang gue kembali keinget masa masa SMA gue dan gue sadar, masih banyak banget kisah SMA yang garing, yang gokil, yang gantung tapi belum sempet gue ceritakan disini. Salah satunya #uhuk...

Masa SMA memberikan gue banyak pengertian, pelajaran, serta pengalaman mengenai “Cinta”. Kenapa sih gue lagi-lagi ngebicarain tentang cinta? Sejujurnya gue rasa ada satu atau dua kisah cinta gue yang belum selesai di masa SMA. Entahlah, lebih tepat belum selesai atau malah belum di mulai? By the way, gue nemu ini di twitter:



Apakah alasan gue dulu gendut itu karena terlalu banyak menyimpan rahasia? Sepertinya iya, so oleh karena itu gue bakal ngebuka rahasia-rahasia itu satu persatu yang semoga aja sih memperingan beban hidup maupun badan gue WKWKWK.

Dulu, gue pernah nulis tentang “Klasifikasi Kasta Jomblo” dan sekarang gue pun ngakak sendiri kalo baca tulisan itu. Hebat banget gue bisa nulis begituan.  Hmmm, kali ini gue bakal bikin sequel lanjutan dari artikel tadi. No!! Bukan tentang jomblo lagi, tapi kali ini tentang “Lika-Liku Perjalanan Cinta” (jomblo juga boleh kan jatuh cinta?)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pemandangan dari atap kosan saya (abaikan wajah saya yang tak jelas itu)


Hello Guys!!!! Good Afternoon (sebenernya sekarang udah sore sih). Akhirnya gue kembali nulis curhatan keseharian hidup gue disini. Ekheeem, sebelomnya... hmm ada yang kangen gak sama curhatan gakpenting gue disini? Jujur aja deh... wkwk (pede abis lo Nur)

Melihat blog ini, hati gue terasa tercabik-cabik. Sedih. Itu aja sih perasaan yang bisa ngewakilin semua perasaan yang gue rasain (ini kalimat tidak efektif). Gue melihat tanggal terakhir gue nge-posting sesuatu disini, tanggal 25  Agustus dan kalo tentang curhat-mencurhat itu terakhir tanggal 5 Agustus. Miris gak sih? Seketika gue ngerasa kehilangan motivasi gue yang lama.

Btw, gue udah sebulan lebih di Bandung. Kalo mau diitungin se-detail-detail-nya itu ya 36 hari gue udah bersemedi, berpelukan, bergelut, bergeliat dengan riuh suasana kota Bandung. Gak kerasa hari berlalu sangat cepet banget. Gue udah sebulan kuliah, saudara-saudara sekalian (karena gue tau, diantara kita baru ada yang masuk seminggu aja, kan? Bahkan mungkin belom mulai). Selain itu, 3 minggu lagi gue udah mau UTS mas broo!!!.

Kadang orang bertanya-tanya kepada gue (yang secara tinggal di Bekasi dan jaraknya gak jauh-jauh amat dari Bandung) kenapa gue gak pulang gitu tiap minggu ke rumah gue di Bekasi. Hmm, jawaban yang sering gue utarakan hanyalah karena deket, justru sayang ongkosnya. Sebenernya itu alasan jujur gue, hanya saja gue punya alasan lain selain yang sering gue sebut-sebut itu. Alasan lainnya adalah gue merasa belom pede kalo balik kerumah. Why? PD?? Emang ada yang mau meratiin elu Nur? Hmm enggak juga sih. Okelah memang gak akan ada yang terlalu peduli kalo gue balik ke rumah, tapi pasti yang namanya orang udah lama gak ketemu pasti bakalan kena judge seketika, entah itu tentang penampilannya kek, berat badannya kek, warna kulitnya kek, atau apalah itu. Iya gak?

Selama di Bandung ini gue gak ngerti deh kenapa gue malah makin keliatan dekil banget ya? Apa karena efek gue berada di sekitar orang-orang Bandung yang katanya sih cakep-cakep, bening-bening gitu ya? #deep sigh. Jadi intinya, gue pengennya ketika balik ke rumah, komentar yang gue dapet bukanlah ihhhh kok Kak Nurul makin item aja?; kok Kak Nurul makin gendut?; kok Kak Nurul makin dekil? BUNUH SAJA AKU KALAU AKU DAPET KOMENTAR SEPERTI ITU!!

Wkwk...
Oke itu cuma intermezo aja dibalik artikel pembuka comeback gue kali ini. Sejujurnya gue banyak banget mau cerita. Serius deh! Cuma ya gitulah, gue bingung mulainya.

Hmm... untuk mempermudah pikiran gue yang udah semerawut ini, gue izin break dulu buat ngebikin list cerita yang bakal gue tulis. HAHA REMPONG BANGET SIH MBAAA!! KESEL GUE LAMA-LAMA AMA ELU!! Ampun kakaaa -___-

Jadi kayaknya artikel selanjutnya akan judul yang sama yaitu (Jejak di Bandung) yang bakal terdiri dari beberapa episode seru maupun garing khas hidup gue yang biasa aja ini.

Penasaran?
Tungguin aja yaaa. ^^  (gantian gitukan yaa, kali ini gue yang ditungguin orang wkwk)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

I AM WHO

I AM WHO
Assalammu'alaikum. Welcome. I'm a newbie writer. This blog belongs to me, a girl who still catching her dreams within the rude world.

MORE ABOUT ME

  • MY PROFILE
  • LIST OF POSTS

Social Media

  • facebook
  • twitter
  • instagram

Blog Archive

  • Mei 2021 (1)
  • Desember 2020 (1)
  • September 2020 (1)
  • Juli 2020 (1)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (2)
  • April 2020 (1)
  • Februari 2020 (1)
  • Desember 2019 (2)
  • November 2019 (1)
  • Agustus 2019 (1)
  • Juli 2019 (2)
  • Maret 2019 (1)
  • Januari 2019 (1)
  • Desember 2018 (1)
  • Oktober 2018 (2)
  • Januari 2018 (1)
  • Desember 2015 (2)
  • November 2015 (1)
  • Juli 2015 (3)
  • Juni 2015 (1)
  • Maret 2015 (5)
  • Februari 2015 (1)
  • Desember 2014 (2)
  • September 2014 (2)
  • Agustus 2014 (4)
  • Juli 2014 (6)
  • Juni 2014 (2)
  • Mei 2014 (4)
  • April 2014 (6)
  • Maret 2014 (9)
  • Februari 2014 (9)
  • Januari 2014 (5)
  • Desember 2013 (11)
  • November 2013 (5)
  • Oktober 2013 (2)
  • September 2013 (1)
  • Agustus 2013 (1)
  • Juni 2013 (3)
  • Mei 2013 (2)
  • April 2013 (2)
  • Maret 2013 (2)
  • Januari 2013 (2)
  • Desember 2012 (1)
  • November 2012 (5)
  • Oktober 2012 (4)
  • November 2011 (11)
  • Oktober 2011 (6)

Followers

si kepo

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates